meletakkan dasar untuk membantu karyawan yang memiliki kinerja rendah. 2) Bagi karyawan menurut Bacal (2002) dalam Sinambela (2019) antara lain, dapat memecahkan keluhan-keluhan, dapat membantu karyawan dalam memahami apa yang harus mereka lakukan dan memberi mereka kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan yang baru. Menurut Hariandja (2002), terdapat beberapa bentuk penempatan kerja karyawan selain penempatan karyawan yang baru direkrut, yaitu: kenaikan jabatan (promosi), pengalihan (transfer), dan penurunan jabatan (demosi). Penjelasan ketiga bentuk penempatan kerja karyawan adalah sebagai berikut: a. Kenaikan jabatan (promosi) Sedangkan, menurut Luthans (2006) lingkungan kerja adalah lingkungan dimana pegawai melakukan pekerjaannya sehari-hari. Lingkungan kerja yang kondusif memberikan rasa aman dan memungkinkan para pegawai untuk dapat berkerja optimal. Lingkungan kerja dapat mempengaruhi emosi pegawai. Jika pegawai menyenangi lingkungan kerja di mana dia Pengertian kinerja karyawan menurut Sudarmanto (2010), mendefinisikan bahwa kinerja merupakan hasil yang didapatkan dari fungsi pekerjaan dan aktivitas karyawan dalam jangka waktu tertentu, menurut Dessler (2010), kinerja karyawan adalah sebagai sebuah proses penilaian yang dilakukan perusahaan .

pengertian kinerja pegawai menurut para ahli